Kalau kita meniup nafas ke kincir kertas, angin membuat kincir
berputar. Ketika kita mengipas-ngipas kertas ke wajah, udara sejuk yang
kita rasakan adalah angin. Jika kita ingin bermain layangan, angin lah
yang kita tunggu supaya layang-layang bisa naik ke angkasa. Tapi
bagaimana cara terbentuknya angin
?
Pada dasarnya angin adalah udara yang bergerak. Ketika matahari
bersinar, udara akan memanas dan bergerak naik. Udara panas yang naik
digantikan oleh udara dingin. Kemudian matahari memanaskan juga udara
yang dingin sehingga menjadi panas dan bergerak naik juga. Udara dingin
yang baru lalu menggantikan udara yang sudah panas tadi. Nah, gerakan
udara yang bergerak bergantian disebut
aliran udara. Aliran udara inilah
yang menghasilkan angin.
Tetapi apakah kalian tahu kenapa udara yang panas bergerak naik?
Kenapa tidak turun saja? Udara bila dipanaskan akan memuai. Udara yang
memuai menjadi lebih ringan dan akhirnya bergerak naik. Sama seperti
balon udara yang diisi dengan panas dari api. Ketika balon dipenuhi
udara panas maka dia akan naik ke udara.
Sekarang pertanyaannya: kenapa udara yang memuai bisa menjadi lebih ringan?
Ketika udara memuai, tekanan udara turun. Jumlah udara menjadi lebih
sedikit. Itu sebabnya dia menjadi lebih ringan. Udara sejuk yang ada di
sekitar mengalir ke tempat yang bertekanan rendah, itu sebabnya udara
dingin bergerak ke bawah menggantikan udara panas. Aliran naik turunnya
udara panas dan udara dingin disebut konveksi
.
Senin, 05 Januari 2015
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar